SALAH satu gangguan mata yang harus diwaspadai sejak dini adalah miopia.
Umumnya, gangguan ini terjadi saat usia anak-anak sampai remaja. Untuk
menyembuhkannya, selain dengan cara medis, bisa menggunakan daun sirih.
Miopia
atau dalam istilah kedokteran berarti rabun jauh, merupakan keadaan di
mana mata mampu melihat objek dekat, tetapi kabur jika melihat objek
jauh.
Menurut Dewi Safitri, ahli pengobatan mata, dengan terapi
daun sirih, ciri khas perkembangan miopia yakni kelainan yang terus
meningkat hingga usia remaja, kemudian menurun pada usia dewasa muda.
Walaupun jarang, miopia dapat pula disebabkan perubahan kelengkungan
kornea atau kelainan bentuk lensa mata.
Daun sirih memiliki
banyak khasiat mencegah gangguan kesehatan dan mengobati penyakit. Dalam
farmakologi China, sirih dikenal sebagai tanaman dengan sifat hangat
dan pedas. Mereka menggunakan daun sirih untuk meluruhkan kentut,
menghentikan batuk, mengurangi peradangan, dan menghilangkan gatal.
Di India daun sirih dikenal sebagai zat aromatik yang menghangatkan, bersifat antiseptik, dan bahkan meningkatkan gairah seks.
Menurut
Dewi, daun sirih mengandung minyak atsiri, yaitu kadinen, kavikol,
sineol, eugenol, dan karvakol. Minyak atsiri daun sirih ini mengandung
seskuiterpen, pati, diatase, gula, dan zat samak dan kavikol yang
memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi, fungisida, dan antijamur.
Daun
sirih juga mengandung zat antijamur dan zat antiseptik pada seluruh
bagiannya. Untuk mengetahui penyakit yang diderita oleh si pasien,
biasanya terlebih dahulu Dewi mengoleskan telapak tangan kirinya dengan
minyak kasturi.
Di sinilah letak keistimewaan Dewi. Dia bisa
mengetahui berbagai penyakit pasien dengan melihat telapak tangannya
sendiri. Itulah cara Dewi mendiagnosa penyakit pasien.
Setelah
itu, ia menotok saraf di area mata. "Mata itu kan melingkar, jadi harus
hati-hati," ungkapnya. Kemudian ia memberikan beberapa lembar daun sirih
untuk pengobatan di rumah.
Daun sirih dilipat menjadi empat
bagian. Bagian yang berbentuk tulang berada di luar. Setelah itu, daun
sirih ditempel di mata dengan plester dan biarkan selama semalam. Ini
untuk mengangkat kotoran yang ada pada mata.
Dewi juga memberikan
obat racikan yang sudah dibentuk menjadi kapsul. "Kalau berbentuk jamu,
biasanya orang akan malas untuk minum. Makanya diracik menjadi kapsul,"
ungkapnya.
Sebagai informasi, miopia terjadi lantaran
memanjangnya sumbu bola mata, sehingga mata berbentuk bulat telur.
Pemanjangan sumbu ini menyebabkan media refraktif sulit memfokuskan
berkas cahaya.
Kemudian, memanjangnya sumbu bola mata
mengakibatkan derajat miopia bertambah. Pada usia anak-anak sampai
remaja, proses pemanjangan bola mata merupakan bagian pertumbuhan tubuh.
Pertambahan
derajat miopia membutuhkan kacamata yang kian berat derajat
kekuatannya. Itu sebabnya, penderita pada usia 20-40 tahun dianjurkan
melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan sekali.
"Myopia" berasal
dari bahasa Yunani yang berarti menyipitkan mata. Penderita kelainan ini
selalu menyipitkan mata untuk melihat lebih jelas objek yang jauh
letaknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar